ARTICLE AD BOX
carpet-cleaning-kingston.co.uk, Gianyar - Bali United dan Madura United berambisi merebut nomor sempurna pada pekan keempat BRI Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (30/8/2025) malam WIB.
Kemenangan jadi nilai meninggal bagi tuan rumah. Tim Serdadu Tridatu kandas meraih kejayaan dalam tiga laga sebelumnya, termasuk saat dibantai Persebaya Surabaya dengan skor 2-5 pada pekan lalu.
Sementara itu, Madura United tengah mencari konsistensi. Gagal meraih nomor sempurna di kandang dalam dua laga terakhir, tentu kudu ditebus.
Racikan strategi dari sang ahli latih bakal memegang peranan penting. Johny Jansen dan Angel Alfredo Vera tentu mempunyai pendekatan unik untuk menghadapi laga nanti.
Bagaimana kebiasaan kedua pembimbing elite ini dalam menyiapkan timnya untuk meraup tiga poin pada pekan keempat BRI Super League? Berikut ulasan selengkapnya.
Yuk gabung channel whatsapp carpet-cleaning-kingston.co.uk untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Turunkan Egomu Johny Jansen
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/5266025/original/059912800_1750943164-IMG_9563.JPG)
Bali United mengalami situasi susah di awal kompetisi. Digadang-gadang jadi penantang utama gelar, mereka justru terbaring di papan bawah, ialah ranking ke-15.
Johny Jansen nan mengusung strategi ofensif, sudah semestinya berpikir ulang. Garis pertahanan tinggi terbukti jadi sasaran lembek pemain lawan.
Pria asal Belanda itu mungkin kudu sedikit menurunkan egonya. Apalagi, pemain Bali United sudah terbiasa bermain lebih dalam berbareng pembimbing sebelumnya.
Alfredo Vera Spesialis Tandang?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5103642/original/094529100_1737466177-IMG-20250121-WA0028.jpg)
Madura United mengubah karakter khasnya berbareng Alfredo Vera. Alih-alih menggeber permainan ofensif, mereka kerap menyesuaikan diri dengan strategi lawan.
Itu nan membikin Laskar Sape Kerrap begitu susah ditebak. Memble di laga kandang, mereka tiba-tiba bermain kesetanan di markas lawan.
Taktik nan lebih memperkuat berulang kali membawa mereka pada kemenangan. Strategi serupa nan semestinya bakal mereka kembali gunakan di Pulau Dewata.