ARTICLE AD BOX
Jakarta, carpet-cleaning-kingston.co.uk --
Ayahanda dari almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) nan terlindas kendaraan taktis (rantis) barracuda milik Brimob, Zulkifli, meminta kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk menegakkan norma seadil-adilnya dalam kejadian nan menewaskan anaknya.
Zulkifli menyampaikan permintaan itu saat Prabowo didampingi sejumlah menteri, termasuk Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya bertakziah dan menyambangi rumahnya di Jalan Tayu, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8) malam, untuk menyampaikan bela sungkawa.
"Cuma saya minta agar (Presiden) menegakkan norma nan seadil-adilnya," kata Zulkifli saat ditanya awak media usai Presiden mengunjungi rumahnya.
Saat Presiden takziah ke rumahnya selama sekitar 10-20 menit, Zulkifli mengatakan Prabowo menanyakan beberapa hal, seperti berapa jumlah anak nan tinggal di rumah tersebut, sudah berapa lama tinggal di rumah itu, hingga berapa biaya kontrakan nan dibayar Zulkifli.
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dan Mensesneg Prasetyo Hadi mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto mendatangi rumah duka almarhum ojol Affan Kurniawan, Jumat (29/8) malam. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Cahyo)
Zulkifli dan sang istri pun menyampaikan terima kasih lantaran Presiden Prabowo telah mengunjungi kediaman mereka nan merupakan kontrakan seluas 3x11 meter persegi.
Dalam kesempatan itu, seperti dikutip dari Antara, Prabowo itu tidak hanya menyampaikan bela sungkawa atas kepergian Affan, sebagai tulang punggung family tersebut. Dia juga disebut berjanji bakal memberikan orang tua Affan sebuah rumah.
"Bapak datang langsung ke rumah. Bapak mengunjungi rumah kediaman almarhum, dan juga tadi Bapak memberikan bantuan. Bantuan, semua nan menjadi harapan, kemauan keluarga, Bapak penuhi, termasuk rumah," kata Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria saat ditemui di depan rumah duka, Jakarta, Jumat malam, selepas Presiden bertakziah.
Riza kemudian bercerita rumah nan dimiliki sendiri oleh family itu merupakan cita-cita nan mau diwujudkan Affan untuk ibundanya. Selama ini family AFfan mengontrak di rumah petak.
Affan, pemuda kelahiran 2004, putus sekolah sejak usia 14 tahun, dan kemudian bekerja menjadi penjaga portal selama 2 tahun.
Affan kemudian menjalani pekerjaan sebagai pengendara ojek online (ojol) sampai akhir hayatnya. Riza menceritakan almarhum Affan telah menabung dan membeli sebidang tanah untuk keluarganya di Lampung, dan juga telah membelikan motor untuk adik perempuannya.
Terkait support rumah nan diberikan Prabowo kepada family Affan, Riza menjelaskan rumah itu berada di area Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
(antara/kid)
[Gambas:Video CNN]