ARTICLE AD BOX
Jakarta, carpet-cleaning-kingston.co.uk --
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) pada Senin (1/9) bakal memulai perbaikan terhadap halte dan akomodasi nan rusak usai tindakan demonstrasi. Kerusakan ini terjadi pada Jumat (29/8) hingga Sabtu awal hari WIB.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menyatakan bahwa perbaikan bakal dilakukan secara berjenjang berasas tingkat kerusakan. Kerusakan ringan bakal mulai diperbaiki pada Senin (1/9).
Kemudian, untuk kerusakan sedang di halte TransJakarta bakal ditangani pada Rabu (3/9), sedangkan kerusakan berat perbaikannya dimulai pada Senin (8/9).
"Kami memahami bahwa proses perbaikan ini memerlukan waktu dan biaya nan tidak sedikit. Kami sangat memerlukan support masyarakat untuk menjaga keamanan dan keberlanjutan layanan," kata Yuza di Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (30/8).
Yuza menegaskan bahwa akomodasi publik adalah milik berbareng nan kudu dijaga keberlanjutannya. Pihak manajemen terus memantau kondisi lapangan secara langsung maupun melalui pusat pemantauan (command center) untuk memastikan jasa dan operasional dapat segera pulih.
Sejumlah Koridor Sudah Beroperasi, Total 24 Halte Rusak
Beberapa koridor Transjakarta sudah kembali beraksi sejak Minggu (30/8) siang, termasuk koridor 3, 6, 8, 10, 11, 12, dan 13.
Secara keseluruhan, ada 7 dari 14 rute BRT, 61 dari 94 rute non-BRT, dan 76 dari 98 rute Mikrotrans nan sudah kembali melayani penumpang.
Transjakarta mencatat total tujuh halte BRT dibakar dan 16 halte lainnya dirusak alias menjadi sasaran vandalisme selama demonstrasi.
Berikut daftar halte nan terdampak:
- Halte nan dibakar: Halte Bundaran Senayan, Pemuda Pramuka, Polda Metro Jaya, Senen Toyota Rangga, Sentral Senen, Senayan, dan Gerbang Pemuda. Selain itu, kontainer di Petamburan (non-BRT) juga dibakar.
- Halte nan dirusak/divandalisasi: Halte Bendungan Hilir, Kwitang, Kampung Melayu, Kramat Sentiong, Bidara Cina, Cililitan, Semanggi, Petamburan, Widya Candra Telkomsel, Jatinegara, Kejaksaan Agung, Matraman Baru, Pemuda Pramuka, Masjid Agung, Non BRT Gelora Bung Karno 1, dan Non BRT Polda Metro Jaya 1.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung aktivitas #JagaJakarta agar ruang publik tetap kondusif dan nyaman.
(wiw)
[Gambas:Video CNN]