ARTICLE AD BOX
carpet-cleaning-kingston.co.uk
Sabtu, 30 Agu 2025 12:49 WIB

Jakarta, carpet-cleaning-kingston.co.uk --
Ribuan massa dari beragam komponen mahasiswa, buruh hingga ojek online (ojol) menggeruduk Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (30/8).
Mereka sukses menerobos masuk ke laman depan Mapolda NTB.
Mengutip carpet-cleaning-kingston.co.uk, massa tindakan dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB 2025 itu sempat baku libas dengan abdi negara saat sukses masuk ke laman depan Mapolda NTB.
Bahkan, beberapa massa tindakan sukses mengibarkan bendera One Piece Jolly Roger di tiang bendera depan Mapolda NTB.
Selain itu, beberapa massa melempar batu ke pintu lobby Mapolda NTB. Pintu kaca lobby itu pecah dan tiang bendera di depan laman patah.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram, Lalu Nazir Huda, menyampaikan sejumlah tuntutan utama dalam tindakan tersebut. Massa menuntut abdi negara kepolisian menghentikan segala bentuk tindakan represif terhadap masyarakat.
"Kami menolak RUU KUHAP nan dinilai bakal melegitimasi kesewenang-wenangan abdi negara untuk bertindak represif. Hentikan segala corak represifitas dan intimidasi abdi negara penegak norma terhadap massa aksi," kata Nazir di Mapolda NTB.
Selain itu, massa meminta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo dicopot pelindasan yang dilakukan tujuh personilnya dengan kendaraan taktis (rantis) terjadap Affan Kurniawan, driver ojol yang berdarah Bima.
Massa juga menuntut untuk menindak dan menghukum pelaku penabrakan pengemudi ojol serta meminta transparansi dalam penanganan kasus tersebut.
"Kami desak abdi negara membebaskan seluruh aktivis alias massa tindakan nan ditahan di beragam wilayah di Indonesia," tegas Nazir.
Selain itu, para massa tindakan mendesak agar Kapolda NTB, Irjen Hadi Gunawan, segera keluar dari kantornya. Pukul 11.20 Wita massa tindakan pun sukses dipukul mundur keluar dari Halaman Mapolda NTB.
(agt)