Ihsg Merosot 2% Gara-gara Demo Memanas, Ini Kata Ojk

Sedang Trending 2 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta, carpet-cleaning-kingston.co.uk — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk di tengah ancaman tindakan demo besar-besaran. Pada pukul 10:10 WIB, tercatat IHSG sempat melemah 2,04% ke level 7.790.

Berdasarkan pantauan, massa ojek online (ojol) dalam jumlah besar bergerak ke pemakaman Affan Kurniawan, korban tabrak lari kendaraan taktis polisi. Kabarnya massa bakal melanjutkan tindakan demo ke Mako Brimob Kwitang dan Polda Metro Jaya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan aksi demonstrasi sekarang menjadi sorotan para penanammodal pasar modal nan berpengaruh pada pergerakan IHSG.

"(Aksi demo) Ya pasti lah berpengaruh (ke IHSG)," ujarnya kepada carpet-cleaning-kingston.co.uk, Jumat (29/8/2025).

Demonstrasi diperkirakan bakal bersambung pada hari ini, dan kemungkinan tetap bakal terus menekan pergerakan IHSG sepanjang hari.

Para analis menyebut IHSG anjlok hingga 2% pada perdagangan hari ini diakibatkan oleh demonstrasi.

Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani bahwa demo bisa mengubah mood penanammodal sehingga aliran modal tidak masuk ke pasar saham.

"Ada juga akibat negatif dari demo nan berpotensi mengubah psikologis penanammodal dan potensi tertahannya arus asing lantaran ketidakstabilan politik," ucapnya kepada carpet-cleaning-kingston.co.uk pada Jumat (29/8/2025).

Selain itu, dia menilai bahwa momentum bullish IHSG juga sudah melemah terindikasi dari kandas memperkuat di level psikologis 8.000.

"IHSG kandas 2 kali memperkuat di atas level resistance 8.000, memberikan signal teknikal bahwa momentum bullish mulai melemah dan ada potensi koreksi," ujarnya.

Ia mengatakan ada potensi IHSG bisa berbalik arah umpama IHSG kandas memperkuat di level 7.900. Andai demikian, Arjun memandang IHSG berkesempatan ke posisi 7.800.

"Jika hari ini IHSG kandas memperkuat diatas 7.900 dan melanjutkan penurunan di bawah 7.800, maka bisa dibilang market berbalik arah tren menjadi bearish," ucapnya.

Ia juga memandang potensi koreksi IHSG didukung oleh, "Pelemahan rupiah dan biaya asing nan keluar 2 hari ke belakang meskipun tipis, ditambah secara seasonality bulan September market 80% koreksi," jelasnya.

Sementara Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengungkapkan bahwa koreksi IHSG ada kaitan erat dengan demo hari ini.

"Adapun IHSG pada hari ini dibuka melemah lantaran berangkaian erat dengan adanya tindakan demonstrasi belakangan ini terutama pada hari ini!" ujar Nafan kepada carpet-cleaning-kingston.co.uk.

"Bahkan kondisi politik dan keamanan domestik berpengaruh besar terhadap pelemahan IHSG pagi ini," sambungnya.

Selain itu, iya juga memandang aspek historis, di mana IHSG biasanya melemah pada September.

"Kinerja IHSG pada September selama 5 tahun terakhir rata-rata tergolong bearish. Namun Oktober hingga Desember bisa tergolong bullish," tuturnya.

Ia pun menganalisis mobilitas IHSG berpotensi berbalik trend menjadi bearish dari bullish. "Bila IHSG konsisten diperdagangan di bawah 7750, maka potensi bearish consolidation phase terbuka lebar," pungkasnya.


(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Merah! Pasar Cemas Deflasi dan Data Ekonomi