Hari Gini Masih Ada Tim Musafir? Inilah Klub-klub Yang Terusir Dari Kandangnya Di Bri Super League 2025/2026

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

carpet-cleaning-kingston.co.uk, Jakarta - Fenomena tim musafir tetap terjadi di pentas BRI Super League 2025/2026. Faktor stadion menyebabkan PSBS Biak, PSIM Yogyakarta, Semen Padang, dan Persik Kediri terpaksa tak bisa menggelar laga kandang di markas mereka.

Mari mulai dari PSBS Biak. Satu-satunya wakil dari Papua ini terkendala dengan Stadion Cenderawasih Biak nan dinilai tidak layak sebagai homebase klub Super League. Ditambah lagi, stadion megah Lukas Enembe di Sentani, Papua, sedang direnovasi.

Awalnya, sebelum kick off Super League dimulai, manajemen PSBS telah memilih Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, sebagai alternatif. Namun pihak I.League sebagai operator kejuaraan menolak niat itu dan menyarankan PSBS pindah ke Sleman.

Akhirnya tim didikan Divaldo Alves ini memulai persiapan hingga kelak menjalani partai kandangnya di Stadion Maguwoharjo Sleman.

Larangan bagi suporter tim tamu untuk datang di stadion tetap diberlakukan pada kejuaraan BRI Super League musim 2025/2026. Keputusan ini diambil demi menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Yuk gabung channel whatsapp carpet-cleaning-kingston.co.uk untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

PSIM Berkandang di Bantul

Namun, izin nan diperoleh PSBS ini tak bertindak bagi PSIM nan notabene bertetangga dekat dengan Sleman. Gara-gara alasan rawan gesekan antarsuporter PSIM dan PSS nan musim depan terdegradasi ke Championship, Bupati Sleman menolak PSIM memakai Stadion Maguwoharjo.

Akhirnya solusi ditemukan. Laskar Mataram berkandang di Stadion Sultan Agung Bantul. Lokasi Bantul nan dekat membikin fans PSIM, Brajamusti, tetap bisa menyaksikan pertandingan secara langsung. 

Semen Padang Harus Cari Kandang Baru

Semen Padang kemungkinan juga kudu pindah dari Stadion Haji Agus Salim Padang. Namun manajemen Kabau Sirah belum memutuskan bakal berkandang di mana pada BRI Super League nanti.

Di awal-awal pekan nanti, Persik juga bakal menjamu lawannya di luar Stadion Brawijaya Kota Kediri. Padahal Pemkot Kediri selaku pemilik venue telah melakukan perbaikan beberapa akomodasi vital stadion agar Macan Putih tetap bertanding di Kota Kediri.

Laga Kandang Pertama Persik Kediri

Untuk partai kandang pertama di pekan kedua Super League, Persik belum memutuskan bakal menjamu Madura United di stadion mana. Dari hasil audiensi Panpel Persik sebelumnya, kemungkinan Ezra Walian dkk. bakal bertanding di Stadion Gelora Delta Sidoarjo alias Gelora Joko Samudro Gresik.

"Terkait laga kandang pertama, agenda Persik melawan Madura United bertepatan dengan persiapan Stadion Brawijaya untuk upacara HUT Kemerdekaan RI. Jadi kemungkinan kami bakal bertanding di luar kota dulu. Saya kira perbaikan nan telah dilakukan Pemkot Kediri kelak bisa meloloskan Stadion Brawijaya untuk laga kandang berikutnya," kata Tri Widodo, Ketua Panpel Persik.