Gibran Saat Jenguk Ojol Di Rs Pelni: Istirahat Cukup 3 Hari Pulang

Sedang Trending 5 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

carpet-cleaning-kingston.co.uk

Sabtu, 30 Agu 2025 12:50 WIB

Wapres Gibran mengunjungi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS Pelni di Jakarta pada Jumat (29/8) malam WIB. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. (carpet-cleaning-kingston.co.uk/Thohirin)

Jakarta, carpet-cleaning-kingston.co.uk --

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjenguk pengemudi ojol (ojek online) nan jadi korban luka-luka akibat berantem massa dan abdi negara di dua rumah sakit berbeda.

Gibran mengunjungi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS Pelni di Jakarta pada Jumat (29/8) malam WIB.

Di RS Pelni, Gibran menemui Moh. Umar Amirudin, seorang pengemudi ojol yang sempat dikabarkan meninggal, tetapi rupanya tetap hidup dan dirawat di sana.

Putra sulung Jokowi ini berbincang dengan Umar, menanyakan kondisinya serta kenapa dia melewati area rawan saat bentrok terjadi. Umar menjawab bahwa dia terpaksa melintasi jalan tersebut lantaran banyak akses lain ditutup akibat unjuk rasa.

Dia berpesan kepada Umar agar beristirahat dengan cukup. "Istirahat nan cukup tiga hari pulang," ucap Wapres, seperti dilansir Antara, Sabtu (30/8).

Gibran juga kemudian menyalami Umar dan personil family nan mendampingi Umar di RS Pelni. Dia juga menjenguk seorang laki-laki korban luka-luka, nan dirawat di bilik sebelah Umar.

Gibran juga menjenguk korban lain di bilik sebelah Umar. Pria tersebut menceritakan kondisinya nan mengalami luka di kepala dan pusing setelah menjadi korban berantem saat dalam perjalanan pulang kerja.

Aksi unjuk rasa nan berjalan pada Kamis (28/8) bersambung hingga Jumat (29/8), diwarnai bentrok antara demonstran dan polisi. Eskalasi bentrok memuncak pada Kamis malam, ketika sebuah kendaraan taktis (rantis) Brimob melindas pengemudi ojol berjulukan Affan Kurniawan hingga meninggal dunia.

Sama seperti Umar, Affan adalah seorang pengemudi ojol nan sedang bekerja saat kejadian. Setelah Affan dinyatakan meninggal bumi di RSCM, tujuh polisi nan berada di dalam kendaraan taktis tersebut ditangkap dan diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]